Sebagian besar wanita ternyata pernah berbohong di dalam hubungan asmaranya. Entah untuk menghibur pasangan, menyembunyikan sesuatu dari pasangan, atau sekedar menutupi kurang percaya dirinya.
Dan 10 kebohongan ini, ternyata lazim dilakukan oleh wanita. Apakah Anda juga?
"Siapa bilang aku nunggu telpon dari kamu?"
Alih-alih tak ingin disebut berharap, akhirnya kalimat itulah yang keluar
dari bibir. Dengan harapan, si dia akan membaca kode bahwa sebagai wanita kita
tetap ingin agar pria yang mulai terlebih dahulu.
"Aku nyaman sama kamu, tapi aku belum tahu hubungan kita ini
bagaimana. Kayaknya aku belum siap pacaran deh..."
Takut mengakui perasaan yang sebenarnya. Itulah saat wanita menyatakan
keraguan akan yang dialami. Sekalipun ia tahu sedang jatuh cinta, tetapi masih
saja ingin menyangkal.
"Gak apa-apa biar aku aja yang bayar..."
Sekalipun berkata demikian, tetapi jauh di dalam lubuk hati inginnya tetap
pria yang membayar bill. Hehe.. iya nggak? :p
"Nggak lah, aku nggak ingin mengekang kamu..."
Sebenarnya maksud dari kalimat ini adalah, pria harus tetap tahu diri,
menjaga perasaan wanita dan tidak terlalu sering menghabiskan waktu dengan teman-temannya.
Yah, setidaknya itulah keinginan tersembunyi wanita di dalam hatinya.
"Nggak kok, aku nggak apa-apa"
Nah! Ini adalah kebohongan yang paling sering dikatakan oleh wanita. Dan
mungkin termasuk Anda. Terkadang ingin sekali sedikit dibujuk dan dipeluk saat
kalimat ini terucap.
"Mertua itu kan juga orang tua kita..."
Ngaku deh, terkadang juga ada sisi gemas saat berhadapan dengan mertua.
Terutama saat ada perbedaan pendapat, dan keduanya sama-sama memiliki keinginan
yang ingin diwujudkan.
"Iya nggak apa-apa, aku bisa mengerti kok"
Di balik kalimat ini sebenarnya ada harapan, 'sesekali aku juga ingin
dimengerti'. Untungnya memendam ego dalam-dalam itu bisa dilakukan dengan mudah
oleh wanita.
"Aku ingin punya kekasih yang rajin, nggak harus kaya"
Tetapi siapa coba yang akan menolak punya kekasih yang bisa memanjakan dan
membelikan apa saja. Seperti film Meteor Garden, misalnya, mendadak jadi putri,
diterima apa adanya, dicintai pria yang tampan dan kaya. Ah... sungguh mimpi
yang indah.
"Wah iya, teman kamu menyenangkan ya"
Padahal dalam hati berharap agar acara hangout dengan teman-temannya segera
berakhir. Rasanya tak nyaman berada di tengah para pria yang super berisik dan
teriak sana sini serta tak henti mengumpat dan memaki. Oh...
"Aku percaya diri kok."
50% dari kalimat ini mengatakan bahwa sebenarnya kita sedang tidak percaya
diri. Berharap bahwa ada sesuatu yang bisa membuat lebih percaya diri.
0 komentar:
Posting Komentar